Selasa, 01 Agustus 2017 - 14:30:20 WIB
Pendaki Yang Hilang di Gunung Rinjani Diperkirakan Jatuh Terpeleset
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Rinjani - Dibaca: 2755 kali

 

Seorang pendaki atas nama Siti Mariam (29) alamat Cakung Jakarta Timur dinyatakan hilang ketika melakukan pendakian ke Gunung Rinjani pada hari Minggu, 30 Juli 2017 sekitar pukul18.00 WITA. Petugas Polhut TNGR Lalu Wirajaya mendapatkan laporan adanya pendaki yang hilang ketika melakukan tugas pemantauan pengunjung di Pelawangan Sembalun. Laporan tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Resort Sembalun, Zainudin. Berdasarkan laporan tersebut kemudian dikirim Tim Evakuasi yang berjumlah 10 orang berangkat menuju lokasi pada pukul 20.00 WITA dan tiba di lokasi kejadian pada hari Senin 31 Juli 2017 sekitar pukul 14.00 WITA.

Informasi yang berhasil dikumpulkan oleh Tim Evakuasi dari teman-teman korban bahwa korban melakukan pendakian melalui jalur Sembalun bersama teman-temannya dalam kelompok yang terdiri 28 orang yang berasal dari Jakarta, korban dan temannya  bermalam di pos 3 kemudian pada hari Sabtu pagi, 29 Juli 2017 menuju Pelawangan Sembalun dan bermalam. Pada Minggu dini hari, 31 Juli 2017 sekitar pukul 02.00 WITA rombongan mendaki ke puncak (summit) Gunung Rinjani dan kembali ke Pelawangan Sembalun pada pukul 09.00 WITA. Pada saat turun dari puncak di track letter “S” korban izin kepada temannya untuk buang air besar. Barang–barang korban berupa HP, tas dan dompet dititipkan pada rekan korban. Setelah 1 jam ditunggu oleh rekannya dan tidak kembali dari buang hajatnya rekan korban mencari namun tidak di temukan. Kemudian disusul dilakukan pencarian oleh rekannya yang lain. Pada saat melakukan pendakian tersebut, korban mengenakan pakaian warna merah marun, sweater abu-abu bertuliskan backpacker Jakarta, jilbab warna merah agak pink.

Informasi terakhir, Tim Evakuasi menemukan jejak dilokasi dimana terakhir kali korban izin untuk buang hajat. Berdasarkan jejak kaki diperkirakan korban terpeleset jatuh dan dari baju yang terlihat korban jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter lebih. Karena kondisi cuaca dan badai, tim akan kembali melakukan pencarian dengan membawa peralatan untuk evakuasi. Saat ini 27 orang rekan korban sudah turun menuju Sembalun.